NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | Kupas Online | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat
Pemerintahan Jokowi Akui Pelanggaran HAM Berat, Inilah Peristiwanya - Medikita.com

Menu

Mode Gelap
Khutbah Jumat: Al-Quran, Sudahkah Kita Pahami? Datang Lebih Pagi, Urus Paspor Bisa Siap Satu Hari Pemerintahan Jokowi Akui Pelanggaran HAM Berat, Inilah Peristiwanya Polisi Ciduk Wakil Ketua DPRD Solok Bawa Sabu Ingin Menang, Inilah Perkiraan Susunan Pemain Indonesia pada Laga Kedua Piala AFF 2022

News · 11 Jan 2023 12:45 WIB ·

Pemerintahan Jokowi Akui Pelanggaran HAM Berat, Inilah Peristiwanya


 Presiden Jokowi memberikan keterangan tentang pengakuan pemerintahterhadap peristiwa pelanggaran HAM berat yang terjadi di Indonesia (foto: youtube sekretariat presiden) Perbesar

Presiden Jokowi memberikan keterangan tentang pengakuan pemerintahterhadap peristiwa pelanggaran HAM berat yang terjadi di Indonesia (foto: youtube sekretariat presiden)

MEDIKITA.COM – Pemerintah Republik Indonesia melalui Presiden Jokowi memberikan pengakuan telah terjadi  pelanggaran HAM berat di Indonesia.

Presiden Jokowi menyampaikan pengakuan tersebut hari ini, Rabu (11/01/2023) di Istana negara. Ikut mendampingi Menkopolhukam, Mahfud MD beserta tim penyelesaian pelanggaran HAM berat non Yudisial.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menyesalkan kejadian pelanggaran HAM yang sudah terjadi. Jokowi juga menyampaikan dua hal penting terkait pelanggaran HAM berat tersebut.

Pertama,  pemerintah berusaha untuk memulihkan hak-hak para korban secara adil dan bijaksana tanpa mengabaikan penyelesaian Yudisial. Kedua, Pemerintah berupaya sungguh-sungguh agar pelanggaran hak asasi manusia yang berat tidak akan terjadi lagi di Indonesia pada masa yang akan datang.

Untuk melaksanakan dua hal tersebut, Presiden meminta Menkopolhukam untuk mengawal agar dua poin itu bisa terlaksana.

Berikut adalah urutan peristiwa pelanggaran HAM berat menurut pemerintah;

  1. Peristiwa 1965-1966.
  2. Peristiwa penembakan misterius 1982-1985.
  3. Peristiwa Talangsari Lampung 1989.
  4. Peristiwa pembakaran rumah gudang dan pos statis di Aceh 1989.
  5. Peristiwa penghilangan orang secara paksa tahun 1997-1998.
  6. Peristiwa kerusuhan Mei 1998.
  7. Peristiwa Trisakti dan Semanggi 1 dan 2 1998 dan 1999.
  8. Peristiwa pembunuhan dukun santet 1998-1999.
  9. Peristiwa Simpang KKA di Aceh tahun 1999.
  10. Peristiwa di Papua 2001-2002.
  11. Peristiwa Wamena Papua di 2003, dan
  12. Peristiwa Jambu Kapuk di Aceh tahun 2023.

(Sep)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gebyar Salawat Sumatera Utara, Gubernur: Umat Islam Wajib Menjaga Kebenaran

31 Januari 2023 - 18:24 WIB

Sekda Agam:  IMLF Bisa Dorong Peningkatan Literasi

30 Januari 2023 - 22:15 WIB

Sekretaris Satupena Sumbar Luncurkan Buku “Tragedi Kanso, Trauma Etnisitas Cina di Pariaman 1945”

23 Januari 2023 - 13:45 WIB

Peringkat 4, Kapolda Sumbar Sambut Kontingen PWNU Sumbar

23 Januari 2023 - 00:18 WIB

PWNU Sumbar Ikuti Gerak Jalan Sehat Bersama Presiden Jokowi di Porseni NU

22 Januari 2023 - 08:41 WIB

Empat Besar di Porseni NU, Ganefri: Prestasi Luar Biasa Dicapai Kontingen PWNU Sumbar

22 Januari 2023 - 05:21 WIB

Trending di News