NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | Kupas Online | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat
Ikhlas Sebagai Metode Pengobatan Psikologi - Medikita.com

Menu

Mode Gelap
Pernah Tersandung Kasus Hukum, Irman Gusman Gagal Nyalon DPD? Camat Banda Raya Lantik Pj Keuchik Gampong Mibo Sah, Dokter Reza Arsalan Dilantik Sebagai Kepala Puskesmas Termuda Se-Aceh Selatan Jelang Tahapan Kampanye Pemilu 2024, KIP Kota Banda Aceh Sosialisasikan PKPU Kampanye dan PKPU Dana Kampanye Undang Prof Muhadam Labolo, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP USK Selenggarakan Kuliah Tamu

News · 8 Agu 2022 22:20 WIB ·

Ikhlas Sebagai Metode Pengobatan Psikologi


 Ikhlas Sebagai Metode Pengobatan Psikologi Perbesar

Oleh Hidayatullah (Mahasiswa Psikologi Islam IAI Sumatera Barat Pariaman)

Wabah corona yang melanda dunia saat ini tentu memiliki dampak yang sangat luar biasa pada psikis masyarakat, berbagai berita yang muncul ke masyarakat kerap kali justru membuat masyarakat semakin cemas, sehingga ketakutan dan rasa cemas yang justru lebih membahayakan dalam kesehatan di bandingkan virus covid 19 yang menyebar ini. Kenapa penulis mengatakan demikian, yakni gangguan Psikometis.

Apa itu  Psikometis, Psikosomatis terdiri dari dua kata, pikiran (psyche) dan tubuh (soma). Gangguan psikosomatis adalah penyakit yang melibatkan pikiran dan tubuh, di mana pikiran memengaruhi tubuh hingga penyakit muncul atau menjadi bertambah parah. Istilah gangguan psikosomatis digunakan untuk menyatakan keluhan fisik yang diduga disebabkan atau diperparah oleh faktor psikis atau mental, seperti stres dan rasa cemas. Dari banyak kasus covid di tengah masyarakat, banyak faktor psikometis yang terjadi, di mana masyarakat cemas akan virus corona sehingga mengakibatkan stres dan daya tahan tubuh menurun. Bagaimana cara mengatasinya, di sini penulis mencoba berbagi tentang metode Ikhlas sebagai media pengobatan Psikologi.

Menurut psikolog Ratih Ibrahim, ikhlas adalah menerima. Hanya ketidak ikhlasanlah yang membuat hidup menjadi susah. Dengan kata lain manusia itu hanya membiarkan suatu hal terjadi bukan menerima. “Hidup itu musti ikhlas, simple. Ikhlas adalah menerima. Sementara menurut Abu Thalib Al Makki, seperti dikutip dari laman NU, ikhlas mengandung pemurnian agama dari hawa nafsu dan perilaku menyimpang, pemurnian amal dari bermacam-macam penyakit dan noda yang tersembunyi, pemurnian ucapan dari kata-kata yang tidak berguna, dan pemurnian budi pekerti dengan mengikuti apa yang dikehendaki oleh Allah SWT.

Mengapa ikhlas bisa di jadikan obat, jawabannya adalah menerima dengan ketetapan takdir Allah, Seperti diungkapkan praktisi dan pengajar penyembuhan holistik, Reza Gunawan, pada dasarnya setiap manusia bisa menyembuhkan dirinya sendiri, tapi tidak semua orang tahu caranya. Salah satu kunci kekuatan jiwa yang dapat menyembuhkan penyakit adalah perasaan ikhlas. Menurut Reza, rasa ikhlas secara sederhana dapat diartikan dengan perasaan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Ikhlas adalah sesuatu yang mungkin hanya dapat digambarkan dengan perasaan seperti ini. Apapun kenyataan hidup, sudah tidak lagi berbenturan dengan keinginan dan hasrat karena kita sudah bisa menerima dengan apa adanya,”

Di saat rasa ikhlas sudah tertanam dalam diri, maka dengan sendirinya pikiran kita, jiwa kita akan menjadi lebih tenang, semua sudah menjadi ketetapan Allah dan karena itu kita akan lebih siap dalam menghadapi pandemi ini. Sebagaimana Allah berfirman dalam Q.S Yasin Ayat 82 :

اِنَّمَآ اَمْرُهٗٓ اِذَآ اَرَادَ شَيْـًٔاۖ اَنْ يَّقُوْلَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ

“Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.”

Dari ayat di atas segala sesuatu menjadi kehendak Allah, dan apabila Allah sudah berkehendak tidak ada hal yang tidak mungkin dan kita manusia pun tak bisa menghindarinya. Maka Ikhlaslah dalam menghadapi pandemi virus 19 ini, maka hati, jiwa dan pikiran kita akan tenang, maka demikian kita juga akan bisa menjalani keseharian dengan semangat, imunitas tubuh meningkat dan kesehatan akan senantiasa bersama kita. Dan tentunya tetap menerapkan Protokol kesehatan sebagai bentuk Ikhtiar kita dalam menghadapi pandemi ini. ***

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP USK Gelar Workshop Peningkatan Akreditasi Jurnal

2 Desember 2023 - 17:50 WIB

PCNU Kabupaten Solok Sukses Menggelar Apel Dan Bhakti Sosial Memperingati Hari Santri Nasional 2023

23 Oktober 2023 - 12:04 WIB

Hj Delmeria Perbaiki Akses Jalan Warga ke Puskesmas dan Mushalla

4 Oktober 2023 - 22:36 WIB

Sekretaris PWNU Sumbar Pompa Semangat PCNU Kabupaten Solok

27 September 2023 - 21:03 WIB

MWC NU Lembah Gumanti Kabupaten Solok Gelar Lailatul Ijtima’ Sekaligus Peringati Maulid Nabi

16 September 2023 - 16:22 WIB

Mahmud: PJS Siap Dukung Pelaksanaan UKW di Daerah

26 Agustus 2023 - 17:38 WIB

Trending di News