Menu

Mode Gelap
KPU Resmi Menutup Pendaftaran Partai Calon Peserta Pemilu 2024, 24 Partai Dinyatakan Lengkap Firdaus Firman Kadis Kominfo Solsel, Diganjar IJTI sebagai Penyampai Informasi Terbaik Inilah Kelebihan dan Kekurangan Pendidikan Inklusif, Wajib Tahu! (Bagian 10 dari 10) Mengenal Rabab Alat Kesenian Tradisional Populer Minangkabau Final Piala AFF U-16, Sejumlah Tokoh Nasional Prediksi Kemenangan Timnas Indonesia atas Vietnam

Kesehatan · 4 Agu 2022 12:17 WIB ·

Jenis-Jenis Anak Berkebutuhan Khusus, Berikut Karakteristiknya (Bagian 2 dari 10)


 Foto: Ilustrasi Perbesar

Foto: Ilustrasi

MEDIKITA.COM – Jenis-jenis anak berkebutuhan khusus dan karakteristiknya bagi mereka yang terlahir istimewa. Keistimewaan anak-anak ini bisa terlihat dari segi fisik dan psikis mereka, atau yang bisa dikenal dengan anak berkebutuhan khusus.

Ketahui JenisJenis Anak Berkebutuhan Khusus dan Karakteristiknya

Berdasarkan dari laman Kids Health anak berkebutuhan khusus memiliki suatu bentuk kebutuhan lebih daripada anak lainnya baik dalam masalah medis, pembelajaran, atau emosi. Mereka akan membutuhkan bantuan obat-obatan, terapi, atau alat bantu lainnya untuk keseharian.

Autisme

Gangguan spektrum autisme merupakan hambatan dalam berkomunikasi yang berpengaruh dalam keterampilan dasar. Hal ini dapat terlihat dari reaksi anak dalam menerima suara, cahaya, dan bau yang terjadi pada usia 2 atau 3 tahun.

ADHD

Attention Deficit/hyperactivity disorder menurut American Psychiatric Association merupakan suatu gangguan mental yang menyerang anak dengan hambatan pada otak. Berpengaruh pada fokus dan cenderung lebih aktif.

Down Syndrome

Kelainan ini terjadi akibat genetik yang akan berpengaruh pada nalar anak dan medis anak. Adapun ciri fisik pada kelainan ini adalah leher lebih pendek, wajah datar dengan kepala kecil, dan kelopak mata miring.

Cerebral Palsy

Salah satu kelainan otak yang terjadi selama, sebelum, atau ketika proses persalinan terjadi. Hal ini akan mempengaruhi perkembangan otak. Misalnya tubuh yang tidak biasa, anggota tubuh fleksibel. Anak akan mengalami gangguan pergerakan dan ketidakseimbangan.

Epilepsi

Gangguan yang pengaruhi sistem saraf dalam menangkap sinyal untuk mengontrol fungsi indera, tubuh, dan pikiran. Penderita bisa mengalami kejang dengan intensitas berulang dan hilang kesadaran.

Tunanetra dan Tunarungu

Kedua kelainan tersebut menjadi bagian dari jenis-jenis anak berkebutuhan khusus dan karakteristiknya yang menggambarkan kondisi di mana anak tidak bisa mendengar dan melihat, sehingga bisa mengganggu aktivitas. (WY)

Bagian 1: Yuk! Ketahui Arti Anak Berkebutuhan Khusus

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Pendidikan Inklusif, Wajib Tahu! (Bagian 10 dari 10)

13 Agustus 2022 - 07:00 WIB

Bagaimana Cara Guru Menangani ABK yang Benar? Yuk Simak! (Bagian 9 dari 10)

12 Agustus 2022 - 07:01 WIB

Sikap Guru Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus, Sabar Saja Gak Cukup! (Bagian 8 dari 10)

11 Agustus 2022 - 08:00 WIB

Peran Lingkungan Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus, Ini yang Bisa Kita Lakukan! (Bagian 7 dari 10)

10 Agustus 2022 - 07:00 WIB

Tips untuk Orang Tua yang Anaknya ABK, Bisa Anda Tiru (Bagian 6 dari 10)

9 Agustus 2022 - 10:25 WIB

Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus, Mari Mengenal Lebih Dekat!

8 Agustus 2022 - 07:00 WIB

Trending di Kesehatan